Clustering Mobilitas Masyarakat Berdasarkan Moda Transportasi Menggunakan Metode K-Means

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Humam Aziz Romdhoni Muhammad Tanzil Furqon Sigit Adinugroho

Abstrak

Mobilitas masyarakat adalah perpindahan masyarakat dari satu tempat ke tempat lain. Mobilitas masyarakat merupakan topik yang patut untuk diteliti. Karena dengan mengetahui mobilitas masyarakat kita dapat mengetahui pola rute yang dilalui, moda transportasi yang dipilih, lama waktu perjalanan, dan lain-lain. Di era modern ini, data lintasan perpindahan seorang individu dapat diketahui melalui GPS (Global Positioning System). Data-data GPS yang diperoleh tersebut dapat diolah menjadi informasi yang berguna, seperti moda transportasi apa saja yang digunakan oleh setiap individu. Untuk melakukan pengolahan data tersebut dapat digunakan salah satu metode data mining, yaitu clustering. Clustering dipilih karena data GPS untuk setiap moda transportasi dianggap mempunyai karakteristik yang hampir sama, sehingga metode pengambilan informasi yang paling tepat adalah dengan cara dikelompokkan. Salah satu metode clustering yang populer adalah k-means. Pada penelitian ini diketahui bahwa hasil cluster dengan metode k-means memiliki kualitas sedang sampai baik pada nilai k mendekati jumlah jenis moda transportasi dilihat dari nilai silhouette coefficient. Akan tetapi dari hasil pengujian ketepatan, metode k-means menunjukkan persentase yang baik yaitu sebesar 90%.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Romdhoni, H., Furqon, M., & Adinugroho, S. Clustering Mobilitas Masyarakat Berdasarkan Moda Transportasi Menggunakan Metode K-Means. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 7, p. 2459-2464, sep. 2017. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/1612>. Tanggal Akses: 25 sep. 2017
Bagian
Artikel