Penentuan Posisi Pemain Sepak Bola Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Rezza Pratama Edy Santoso Yuita Arum Sari

Abstrak

Posisi pemain sepak bola merupakan hal yang sangat penting bagi seorang pemain maupun tim. Kesalahan dan kurang optimalnya posisi pemain dapat menjadi faktor kekalahan dalam sebuah pertandingan. Oleh karena itu penentuan posisi pemain menjadi faktor yang sangat penting dalam permainan sepak bola. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pelatih dalam menentukan posisi pemain sepak bola. Pada metode Analytic Hierarcy Process (AHP), pembobotan kriteria dihitung sesuai dengan tingkat kepentingan kriteria tersebut. Metode Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) merupakan metode yang menggunakan jarak sebagai acuan untuk melakukan perbandingan. Alternatif yang dipilih tidak berdasarkan kriteria, namun dibandingkan dengan solusi ideal positif dan negatif. Untuk mendapatkan manfaat dari masing-masing metode tersebut, makan penulis menerapkan gabungan dari metode AHP dan TOPSIS. Dalam penelitian ini, metode AHP digunakan untuk pembobotan. Sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk pemeringkatan alternatif. Data yang dipakai untuk pengujian menggunakan 100 data pemain bola. Data tersebut diproses menggunakan perhitungan AHP dan TOPSIS. Hasil dari skenario akan dibandingkan dengan data uji untuk memperoleh nilai akurasi. Dari pembandingan tersebut, didapatkan nilai akurasi sebesar 58%. Hasil rekomendasi posisi yang sesuai dengan posisi asli pemain sebesar 58 data.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Pratama, R., Santoso, E., & Sari, Y. Penentuan Posisi Pemain Sepak Bola Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 7, p. 2471-2476, sep. 2017. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/1630>. Tanggal Akses: 25 sep. 2017
Bagian
Artikel