Analisis Performansi Protokol Routing Epidemic Dan Spray And Wait Pada DTN Berdasarkan Mobilitas Node

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Jodi Prayoga Wahyudwi Rakhmadhany Primananda Achmad Basuki

Abstrak

DTN atau Delay Tolerant Network adalah jaringan internet yang tidak mempermasalahkan waktu tunda. Pada penelitian ini, analisis routing DTN menggunakan Epidemic dan Spray And Wait berdasarkan mobilitas node. Pada routing DTN menggunakan aplikasi The One simulator untuk merancang jalur rute dengan kondisi kota yang sebenarnya. Dalam penilaian performa, digunakan tiga parameter uji yaitu Delivery Probability, Overhead Ratio, Average Latency. Pada skenario pertama, Delivery Probability tertinggi pada Mobilitas Open Shortest Path sebesar 0.9853 pesan, peringkat kedua Map Based Movement sebesar 0.9412 pesan, dan terakhir Map Route Movement sebesar 0.9265 pesan. Pada skenario kedua, Delivery Probability tertinggi pada Mobilitas Map Based Movement sebesar 1 pesan, peringkat kedua Open Shortest Path dan Map Route Movement sebesar  dengan nilai yang sama yaitu sebesar 0.9796 pesan. Pada skenario ketiga Delivery Probability tertinggi pada Mobilitas Map Route Movement sebesar 0.9457 pesan, peringkat kedua Map Based Movement sebesar 0.9225 pesan, dan terakhir Open Shortest Path sebesar 0.8837 pesan. Pada Overhead Ratio, routing Epidemic pada semua mobilitas memiliki Overhead Ratio yang tinggi sebesar 6.0938, 6.0625, dan 6.9328 pesan dibandingkan dengan Overhead Ratio pada routing Spray And Wait pada semua Mobilitas sebesar 3.8408, 3.8129, dan 4.3099 pesan. Average Latency terendah didapatkan pada Mobilitas Open Shortest Path sebesar 72.9538 ms.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Wahyudwi, J., Primananda, R., & Basuki, A. Analisis Performansi Protokol Routing Epidemic Dan Spray And Wait Pada DTN Berdasarkan Mobilitas Node. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 10, p. 3432-3441, peb. 2018. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/2632>. Tanggal Akses: 15 agu. 2018
Bagian
Artikel