Implementasi Metode Failover pada Broker Protokol MQTT Dengan ActiveMQ

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Mohammad Hafidzar Rakhman Widhi Yahya Kasyful Amron

Abstrak

Internet of Things (IoT) dapat diartikan sebagai konsep untuk menghubungkan “Things” atau benda-benda nyata di dunia dengan internet dan saling berbagi informasi. Untuk mengirimkan informasi antar “Things” melalui internet, Iot membutuhkan protokol komunikasi yang ideal dan efisien dalam hal resource ketika mengirimkan pesan. Salah satu protokol yang dianggap cocok dengan model komunikasi IoT adalah protokol Message Queueing Telemetry Transport (MQTT). Pada model komunikasi protokol MQTT, broker memiliki peranan penting dalam keberhasilan proses komunikasi yang terjadi. Ketika broker terhenti, publisher dan subscriber tidak dapat melakukan proses komunikasi dan harus menunggu untuk broker diperbaiki. Solusi dari permasalahan pada broker dapat diminimalisir dengan mengimplementasikan failover antara master dan slave broker. Oleh karena itu, penelitian ini mengimplementasikan failover untuk memperbaiki ketersediaan layanan pada broker. Berdasarkan hasil pengujian, sistem memperoleh rata-rata nilai downtime sebesar 24,3266 detik dari 5 pengujian. Sementara pada pengujian performa, sistem mendapat rata-rata nilai latency sebesar 1,1763 detik pada sisi publisher dan 0.1157 detik pada sisi MQTT subscriber. Pada pengujian packet loss, pesan yang hilang berjumlah 20 pesan dari 50 pesan ketika mengimplementasikan failover.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Rakhman, M., Yahya, W., & Amron, K. Implementasi Metode Failover pada Broker Protokol MQTT Dengan ActiveMQ. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 10, p. 3508-3514, peb. 2018. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/2648>. Tanggal Akses: 22 okt. 2018
Bagian
Artikel