Implementasi Metode Time Invariant Fuzzy Time Series Untuk Memprediksi Jumlah Keberangkatan Penumpang Pelayaran Dalam Negeri Di Pelabuhan Tanjung Priok

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Dwi Damara Kartikasari Budi Darma Setiawan Mochammad Ali Fauzi

Abstrak

Transportasi laut dinilai memiliki andil penting dalam memajukan perekonomian nasional di Indonesia, mengingat 75% wilayah Indonesia merupakan wilayah lautan. Transportasi laut juga menjadi alternatif alat transportasi antarpulau belakangan ini. Ditambah dengan meningkatnya jumlah kendaraan di darat dari tahun ke tahun yang mengakibatkan kemacetan di jalan raya, tentu hal ini akan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menjadikan transportasi laut sebagai alternatif transportasi mereka. Namun dalam setiap pelayaran, jumlah penumpang selalu mengalami penurunan atau kenaikan. Ketidakpastian jumlah penumpang tersebut harus dapat diprediksi, sehingga dapat dilakukan kebijakan lebih lanjut dari pihak pelabuhan untuk mengantisipasi jumlah penumpang di masa yang akan datang, agar dapat meningkatkan keuntungan ekonomi dalam sektor transportasi laut. Metode yang digunakan untuk melakukan prediksi di dalam penelitian ini adalah Time Invariant Fuzzy Time Series dengan data yang digunakan adalah jumlah keberangkatan penumpang pelayaran di Pelabuhan Tanjung Priok periode Bulan Januari 2006 hingga Bulan Desember 2015. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh nilai Mean Average Percentage Error (MAPE) terkecil sebesar 17,39% dengan menggunakan jumlah himpunan fuzzy = 5; data latih = 108, 96, 84, dan data uji = 12.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Kartikasari, D., Setiawan, B., & Fauzi, M. Implementasi Metode Time Invariant Fuzzy Time Series Untuk Memprediksi Jumlah Keberangkatan Penumpang Pelayaran Dalam Negeri Di Pelabuhan Tanjung Priok. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 3, p. 2567-2574, jan. 2019. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/4753>. Tanggal Akses: 23 jan. 2019
Bagian
Artikel