Perbandingan Routing Ulang Pada Algoritme Dijkstra dan Floyd-Warshall Dalam Mengatasi Link Failure Pada Arsitektur SDN

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Risailin Dwi Jaka Fauzi Rakhmadhany Primananda Widhi Yahya

Abstrak

Terdapat 2 (dua) jenis routing, static routing dan dynamic routing. Static routing merupakan jenis routing yang dilakukan secara manual, sedangkan pada dynamic routing merupakan jenis routing yang lebih melakukan proses routing secara otomatis. Salah satu arsitektur jaringan yang menerapkan dynamic routing saat ini adalah SDN, dalam melakukan proses routing terdapat beberapa masalah salah satunya adalah link failure, dimana kegagalan pada suatu jalur ini dapat mempengaruhi pengiriman data dalam jaringan. Saat ini banyak jenis algoritme routing seperti Algoritme Dijkstra, cara algoritme Dijkstra dalam menemukan jalur terpendek dengan melakukan pengecekan pada setiap jalur sampai menghasilkan jalur terbaik. Sedangkan Floyd-Warshall merupakan algoritme yang lebih dinamis dalam melakukan pencarian jalur terpendek tidak terpaku pada nilai cost yang paling rendah saja, tetapi juga mempertimbangkan konsekuensi kedepannya pada setiap langkah yang akan diambil. Untuk mengetahui perbandingan performansi peneliti melakukan perbandingan pada proses routingĀ  ulang menggunakan algoritme Djikstra dan Floyd-Warshall untuk mengetahui mana yang lebih cepat dalam mengatasi Link Failure pada SDN. Dari hasil perbadingan convergence time algoritme Djikstra dan Floyd-Warshall tersebut algoritme Dijkstra memiliki hasil yang lebih baik yaitu untuk skenario 1 0ms, skenario 2 16.401ms, dan skenario 3 17.200ms dibandingkan dengan algoritme Floyd-Warshall yaitu untuk skenario 1 0ms, skenario 2 19.803ms, dan skenario 3 20.401ms.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Fauzi, R., Primananda, R., & Yahya, W. Perbandingan Routing Ulang Pada Algoritme Dijkstra dan Floyd-Warshall Dalam Mengatasi Link Failure Pada Arsitektur SDN. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 3, p. 2702-2710, jan. 2019. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/4802>. Tanggal Akses: 20 okt. 2019
Bagian
Artikel