Pengembangan Aplikasi Al-Quran Untuk Membantu Hafalan Al-Quran Secara Mandiri Menggunakan Metode Tikrar

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Adiama Septiara Nurudin Santoso Agi Putra Kharisma

Abstrak

Indonesia merupakan penghafal Al-Quran terbanyak di dunia dengan jumlah mencapai 30 ribu orang pada 2010 dan terus meningkat setiap tahunnya. Seiring banyaknya penghafal maka semakin banyak metode hafalan. Salah satu metode hafalan yang sering dipakai adalah metode pengulangan atau metode tikrar. Juga dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, banyak orang cenderung menginginkan segala hal dilakukan dengan mudah dan cepat, termasuk dalam membaca dan menghafal Al-Quran. Bermaksud membantu masyarakat menghafal Al-Quran menjadi mudah, maka penulis mengembangkan aplikasi mobile Al-Quran Tikrar. Aplikasi ini menggunakan metode hafalan tikrar yang terdapat 3 penanda yaitu muraja`ah, tikrar dan tilawah yang dinilai efektif jika digunakan untuk hafalan. Elisitasi kebutuhan pada sistem ini berdasar pada Al-Quran Tikrar penerbit Syaamil Quran. Pada tahap implementasi menggunakan bahasa pemrograman Java. Kemudian berdasarkan pengujian validasi, aplikasi ini memperoleh presentase 100% yang artinya sistem telah memenuhi kebutuhan fungsional. Sedang dalam hasil pengujian usabilitasnya menggunakan System Usability Scale (SUS) mendapat hasil rata-rata 58 yang berarti masuk kategori acceptable dengan rating OK.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Septiara, A., Santoso, N., & Kharisma, A. Pengembangan Aplikasi Al-Quran Untuk Membantu Hafalan Al-Quran Secara Mandiri Menggunakan Metode Tikrar. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 3, p. 2807-2813, jan. 2019. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/4804>. Tanggal Akses: 19 jan. 2019
Bagian
Artikel