Optimasi Komposisi Menu Makanan bagi Penderita Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 dan Komplikasinya menggunakan Hybrid Algoritme Genetika dan Simulated Annealing

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Muhammad Jibril Alqarni Imam Cholisoddin Bayu Rahayudi

Abstrak

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang sudah umum dikalangan masyarakat. Salah satu hal preventif aktif untuk menangani penyakit diabetes melitus tipe 2 yaitu dengan melakukan olahraga teratur, dan makan makanan yang bergizi serta memiliki nutrisi yang cukup untuk 1 harinya. Dalam mendapatkan kalori atau energi yang cukup sesuai kebutuhan dari penderita, perhitungan dapat dilakukan secara manual. Namun jika proses dilakukan secara manual, akan memakan waktu yang lama sehingga jika hal ini diterapkan di lembaga kesehatan, akan sangat tidak efisien mengingat banyaknya pasien yang berada di antrian. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan menggunakan sistem kecerdasan buatan menggunakan algoritme genetika yang dilakukan hibridasi dengan simulated annealing. Simulated annealing dapat membantu algoritme genetika keluar dari kondisi lokal optimum, dikarenakan sifatnya yang dapat menerima solusi yang tidak lebih baik ataupun lebih baik dari solusi sebelumnya. Simulated annealing berhasil ditambahkan dalam membantu algoritme genetika keluar dari kondisi lokal optimum hal ini ditandai dengan didapatkannya nilai fitness tertinggi sebesar 0,998, dengan persentase selisih terhadap kebutuhan aktual pasien dari kalori sebesar 0,18%, karbohidrat sebesar 0,20%, protein sebesar 0,69% dan terakhir yaitu lemak sebesar 0,27%.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Alqarni, M., Cholisoddin, I., & Rahayudi, B. Optimasi Komposisi Menu Makanan bagi Penderita Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 dan Komplikasinya menggunakan Hybrid Algoritme Genetika dan Simulated Annealing. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 8, p. 7733-7742, agu. 2019. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/5934>. Tanggal Akses: 12 des. 2019
Bagian
Artikel