Implementasi Low Power Pada Sistem Pemantau Lahan Pertanian Berbasis Komunikasi MRF24J40MA

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Ahmad Ghufron Agustian Mochammad Hannats Hanafi Ichsan Rakhmadhany Primananda

Abstrak

Pertanian saat ini telah banyak bertransformasi menggunakan berbagai teknologi untuk  meningkatkan hasil produksi. Pertanian tradisional berganti menjadi pertanian pintar yang memanfaatkan Internet of things menggunakan Wireless Sensor Network (WSN) sebagai pengumpul informasi pemantauan dan kontrol aplikasi. Sistem pemantau lahan pertanian berbasis protokol 802.15.4 memiliki kehandalan dalam melakukan pemantauan maupun pengiriman data, sistem ini berjalan dalam jangka waktu yang lama, maka diperlukan sebuah upaya untuk penghematan energi dalam sistem menggunakan metode Low Power agar penggunaan sumber daya terkurangi. Dalam menerapkan metode Low Power menggunakan fitur sleep mode powerdown yang akan secara paksa mematikan beberapa fungsi kerja dari  ATmega328P. Dalam implementasi sistem ini digunakan 3 Node antara lain: 2 End Device yang melakukan pengambilan data dan pengiriman, serta 1 PAN Coordinator sebagai server atau penerima data. Hasil pengujian penggunaan metode Low Power mendapatkan penghematan sebesar ratar-rata 6 mA atau 12,7% yaitu nilai rata-rata arus ketika sistem wake adalah 47,7 mA dan ketika sleep adalah 42,3 mA.  Selain itu berdasarkan pengujian packet loss pengiriman data didapatkan pengiriman optimal pada jarak 25 meter antara End Device dan PAN Coordinator.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Agustian, A., Ichsan, M., & Primananda, R. Implementasi Low Power Pada Sistem Pemantau Lahan Pertanian Berbasis Komunikasi MRF24J40MA. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 8, p. 7666-7672, agu. 2019. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/6018>. Tanggal Akses: 18 agu. 2019
Bagian
Artikel