Sistem Notifikasi Kondisi Cuaca Untuk Keselamatan Take Off Paralayang Menggunakan Metode Naïve Bayes (Studi Kasus: Paralayang Gunung Banyak, Batu)

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Muhammad Fajaruddin Akbar Dahnial Syauqy Gembong Edhi Setyawan

Abstrak

Paralayang adalah olahraga terbang bebas menggunakan sayap kain (parasut) yang lepas landas dan mendarat menggunakan kaki dengan memanfaatkan angin, angin sendiri memiliki beberapa jenis diantaranya dynamic lift dan thermal lift. Keadaan angin pada area take off paralayang sangat menentukan bagi para atlet dan wisatawan yang akan terbang (take off). Minimnya informasi yang didapat pada area take off paralayang terutama bagi kebanyakan orang (wisatawan) yang hendak terbang mengalami kesulitan untuk memperoleh informasi angin pada area take off paralayang. Dari permasalahan itulah penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi angin berupa notifikasi yang menggunakan 3 parameter yaitu kecepatan angin, arah angin dan adanya rintik hujan untuk kemudian diproses menggunakan metode naïve bayes pada mikrokontroler yang menghasilkan keluaran berupa notifikasi aman, waspada dan bahaya. Pada sensor kecepatan angin menggunakan rotary encoder yang memiliki tingkat akurasi sebesar 96,4% dibandingkan dengan anemometer yang sudah ada, pada pembacaan arah angin menggunakan modul dual axis yang memiliki perbedaan derajat sebesar 7,75° dan pada sensor hujan, sensor dapat dengan baik mendeteksi adanya rintik hujan dengan hasil dari keseluruhan sistem dibandingkan dengan keadaan yang sebenarnya memiliki tingkat akurasi 85,71%.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Akbar, M., Syauqy, D., & Setyawan, G. Sistem Notifikasi Kondisi Cuaca Untuk Keselamatan Take Off Paralayang Menggunakan Metode Naïve Bayes (Studi Kasus: Paralayang Gunung Banyak, Batu). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 8, p. 7681-7687, agu. 2019. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/6044>. Tanggal Akses: 12 des. 2019
Bagian
Artikel