Klasifikasi Tingkat Kematangan Susu Kefir dengan Metode K-Nearest Neighbor (KNN) menggunakan Sensor Cahaya dan Sensor Warna

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Faizal Ardiansyah Dahnial Syauqy Gembong Edhi Setyawan

Abstrak

Susu adalah produk yang tergolong langka pada masyarakat indonesia dan juga umur susu yang tergolong singkat sehingga menyulitkan masayarakat untuk menkonsumsi susu setiap hari. Maka dari itu di rancanglah prototipe proses fermentasi susu kefir menggunakan metode K-nearest neighbor.Dimulai dari Susu sapi yang segar di campur dengan bibit kefir , setelah itu susu kefir yang baru saja di campur akan di masukan ke dalam kotak gelap yang di dalam kotaknya sudah ada sensor warna dan sensor cahaya yang digunakan untuk memantau perubahan warna dan intensitas cahaya yang terjadi padaa saat fermentasi sedang berlangsung. Hasil pembacaan yang di dapat oleh kedua sensor selanjutnya akan di tentukan kondisinya menggunakan metode K-nearest neighbor. Hasil pengujian yang di dapat untuk menentukan tingkat error dari pembacaan sensor cahaya bernilai 5,12% sedangkan sensor warna bernilai 8,64% dari hasil pengujian kedua sensor tersebut maka dapat di simpulkan bahwa pembacaan kedua sensor tersebut dapat di katakan cukup baik. Hasil pengujian pada sistem klasifikasi tingkat kematangan susu kefir menggunakan metode K-nearest neighbor dengan pengujian 10 kali didapatkan tingkat akurasi sebesar 80% . Dan Nilai rata-rata waktu komputasi sistem yang di dapat setelah hasil perhitungan nilai K didapatkan 353,3ms dalam 10 kali pengujian.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Ardiansyah, F., Syauqy, D., & Setyawan, G. Klasifikasi Tingkat Kematangan Susu Kefir dengan Metode K-Nearest Neighbor (KNN) menggunakan Sensor Cahaya dan Sensor Warna. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 9, p. 8608-8613, agu. 2019. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/6220>. Tanggal Akses: 22 sep. 2019
Bagian
Artikel