Implementasi Algoritme Speck pada Sistem Monitoring Detak Jantung dan Suhu

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Mohamad Muhlason Nur Aziz Rizal Maulana Mochammad Hannats Hanafi Ichsan

Abstrak

Di setiap rumah sakit masih terbilang lemah untuk pengamanan data pribadi pasiennya. Oleh karena itu data pasien disetiap rumah sakit yang datanya bersifat privasi akan diamankan dengan penggunaan algoritma speck. Mengamankan data pasien dengan mengaplikasikan algoritma speck 32 bit dan 64 bit, setalah itu data arduino a hasil enkripsi dikirimkan menuju arduino b lalu di dekripsi. Didalam data pasien terdapat dua pengukuran yaitu data denyut jantung menggunkan pulse sensor dan data suhu tubuh menggunkan sensor DHT11. Hasil pengujian keakuratan pulse sensor didapatkan 1,628 % dan sensor DHT11 diperoleh 2,6 %. Melalui perolehan pengujian tersebut kedua sensor bisa merumuskan bahwa kajian kedua sensor sangat baik. Pengujian modul NRF24L01 memiliki maksimal jarak 35 meter jika melampaui jarak itu komunikasi antar NRF24L01 akan putus. Pengujian hasil algoritme speck di implementasi dengan efektif kedalam mikrokontroler arduino uno. Pada umumnya periode komputasi sistem saat proses pengambilan data sensor meliputi dengan proses dekripsi berupa 132,2 ms dalam 10 kali pengujian.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Aziz, M., Maulana, R., & Ichsan, M. Implementasi Algoritme Speck pada Sistem Monitoring Detak Jantung dan Suhu. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 3, no. 9, p. 8680-8685, sep. 2019. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/6245>. Tanggal Akses: 22 sep. 2019
Bagian
Artikel