Optimasi Formulasi Pakan pada Proses Budidaya Ikan Bandeng Menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO)

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Denny Irfan Darmawan Imam Cholissodin Candra Dewi

Abstrak

Bandeng merupakan komoditas budidaya yang memberikan kontribusi cukup besar pada skala nasional. Namun dalam praktiknya, budidaya bandeng membutuhkan biaya produksi yang tidak sedikit, terutama dalam pengadaan pakan ikan. Penelitian ini akan membahas bagaimana mengoptimasi komposisi pakan bandeng, meminimalkan biaya tanpa menurunkan hasil produksi, serta tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi bandeng budidaya. Metode optimasi, Particle Swarm Optimization (PSO) diterapkan pada proses formulasi dan komposisi pakan bandeng agar tetap memenuhi kebutuhan nutrisi ikan dengan biaya yang minimal. Proses algoritme PSO dimulai dengan proses inisialisasi awal untuk nilai posisi, kecepatan, dan Pbest sebanyak jumlah partikel yang ditentukan serta Gbest. Kemudian proses berlanjut ke tahap update kecepatan, posisi, Pbest, dan Gbest sebanyak iterasi yang ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada penelitian ini, diperoleh parameter optimal antara lain jumlah partikel sebanyak 100, jumlah iterasi sebanyak 70, nilai batas bawah dan batas atas partikel sebesar 1,0 – 9,0, dan nilai koefisien  sebesar 0,4. Dengan menggunakan parameter tersebut, komposisi pakan ikan terbaik yang didapatkan untuk bandeng berusia 10 minggu dengan berat per ekor 0,25 kilogram dan jumlah populasi ikan 500 ekor adalah 0,237 kilogram tepung ikan, 1,384 kilogram tepung gaplek, dan 2,129 kilogram tepung daun lamtoro dengan total biaya sebesar Rp. 15.017,625.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Darmawan, D., Cholissodin, I., & Dewi, C. Optimasi Formulasi Pakan pada Proses Budidaya Ikan Bandeng Menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 2, p. 776-784, agu. 2017. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/961>. Tanggal Akses: 20 okt. 2019
Bagian
Artikel