Implementasi Algoritme Genetika Dalam Optimasi Knapsack Problem Penentuan Objek Wisata Wilayah Malang Raya

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Abdul Fatih Budi Darma Setiawan Candra Dewi

Abstrak

Pariwisata menjadi komoditas yang tidak terpisahkan lagi bagi kehidupan manusia. Beberapa wilayah di Indonesia menjadikan pariwisata sebagai khas daerahnya, salah satunya adalah wilayah Malang Raya. Bentuk perhatian pada sektor pariwisata salah satunya dengan digiatkan pembangunan objek wisata baru. Semakin banyak objek wisata semakin memanjakan wisatawan sekaligus memberi masalah baru. Wisatawan cenderung tidak memiliki waktu yang cukup untuk menghabiskan semua objek wisata yang ada. Wisatawan mengalami permasalahan knapsack problem dimana harus menentukan susunan objek wisata yang dikunjungi dengan keterbatasan waktu yang dimiliki. Optimasi knapsack problem ini dapat diselesaikan dengan algoritme genetika. Algoritme genetika akan melakukan pembentukan chromosome sebagai representasi solusi. Struktur algoritme genetika terdiri dari inisialisasi, reproduksi, evaluasi, dan seleksi. Proses algoritme genetika dilakukan sebanyak 50 generasi dengan jumlah populasi 100 sedangkan nilai pc sebesar 0,7 dan nilai pm sebesar 0,8. Hasil pengolahan algoritme genetika terhadap studi kasus yang diujikan menghasilkan solusi berupa susunan objek wisata yang cenderung berdekatan dan mengelompok pada daerah tertentu.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Fatih, A., Setiawan, B., & Dewi, C. Implementasi Algoritme Genetika Dalam Optimasi Knapsack Problem Penentuan Objek Wisata Wilayah Malang Raya. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 2, p. 888-896, agu. 2017. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/992>. Tanggal Akses: 20 okt. 2019
Bagian
Artikel