Klasifikasi Risiko Hipertensi Menggunakan Metode Neighbor Weighted K-Nearest Neighbor (NWKNN)

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Bayu Laksana Yudha Lailil Muflikhah Randy Cahya Wihandika

Abstrak

Hipertensi atau disebut darah tinggi memiliki risiko kematian tinggi di Indonesia. Penyakit ini dapat memicu timbulnya penyakit lain seperti serangan jantung dan gagal ginjal. Menurut WHO, sebanyak 30% dari masyarakat Indonesia adalah penderita hipertensi, Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia juga menyatakan bahwa 76% kasus dari hipertensi ini tidak dapat didiagnosis secara dini dan maka dari itu hipertensi disebut sebagai silent killer. Cara untuk meanggulangi hipertensi secara dini yaitu dengan melakukan deteksi dini hipertensi dalam bentuk Sistem Kewaspadaan Dini (SKD). Pada penelitian ini akan dilakukan klasifikasi risiko hipertensi berdasarkan rekam medis dengan menggunakan metode klasifikasi Neighbor Weigted K-Nearest Neighbor (NWKNN). Metode ini merupakan perkembangan dari metode KNN. Pada NWKNN terdapat proses pembobotan di setiap kelas risiko hipertensi. Di dalam penelitian ini dilakukan klasifikasi hipertensi menjadi 4 risiko yaitu Normal, Pre Hipertensi, Stadium 1 dan Stadium 2. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode NWKNN dapat melakukan klasifikasi risiko hipertensi dengan baik saat data latih yang digunakan sebanyak 100 data dan data uji sebanyak 25 data, nilai K=10, dan nilai E=4 dengan hasil akurasinya mencapai 88%.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Yudha, B., Muflikhah, L., & Wihandika, R. Klasifikasi Risiko Hipertensi Menggunakan Metode Neighbor Weighted K-Nearest Neighbor (NWKNN). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 2, p. 897-904, agu. 2017. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <http://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/998>. Tanggal Akses: 20 okt. 2019
Bagian
Artikel