Analisis Kualitatif Pengaruh Cyberloafing pada Karyawan Work From Home pada Masa Pandemi Covid-19

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Afifah Khairunnisa Diah Priharsari Aditya Rachmadi

Abstrak

Pandemi Covid-19 mendorong perusahaan untuk mengubah cara kerja yang harus dilakukan dari kantor menjadi work from home (WFH). Kebijakan WFH menuntut perusahaan untuk memaksimalkan penggunaan teknologi untuk mendukung terlaksananya WFH dengan baik. Hal ini menimbulkan tantangan tersendiri. penggunaan teknologi saat WFH dapat menghilangkan batasan jam kerja dan meningkatkan penggunaan media sosial di saat jam kerja yang disebut sebagai perilaku cyberloafing. Cyberloafing merupakan aktivitas mengakses internet untuk keperluan pribadi. Berdasarkan penelitian terdahulu, cyberloafing dapat menimbulkan dampak positif dan negatif bagi karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan proses analisis mengenai cara kerja karyawan pada saat WFH selama pandemi Covid-19 serta menggali lebih lanjut mengenai aktivitas cyberloafing serta dampak yang ditimbulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan WFH masih sering berubah dan berdampak pada penyesuaian cara kerja oleh karyawan. Selain itu, aktivitas cyberloafing yang sering dilakukan oleh karyawan adalah mengakses media sosial, mendengarkan musik digital, melakukan video call dengan teman, dan menonton video streaming. Adapun dampak yang dirasakan oleh karyawan yaitu merasa lebih siap untuk bekerja, lebih fokus, dan meningkatkan produktivitas.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Khairunnisa, A., Priharsari, D., & Rachmadi, A. Analisis Kualitatif Pengaruh Cyberloafing pada Karyawan Work From Home pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 6, no. 5, p. 2179-2187, apr. 2022. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <https://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/11009>. Tanggal Akses: 29 juni 2022
Bagian
Artikel