Pengembangan Plugin QGIS untuk Menghitung Tingkat Kepadatan Bangunan

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Farid Azhari Fatwa Ramdani Bondan Sapta Prakoso

Abstrak

Terus bertambahnya populasi manusia akan diikuti dengan terus meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal. Hal ini menyebabkan penggunaan lahan terbuka untuk pembangunan perumahan semakin banyak dilakukan demi memenuhi kebutuhan tempat tinggal manusia. Tiap tahunnya kota-kota besar mengalami peningkatan terhadap kepadatan bangunan yang menimbulkan permasalah permasalahan baru, diantaranya kekurangan air bersih, banjir, buruknya fasilitias umum, sampai ke penurunan permukaan tanah tiap tahunnya. Dengan memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis harapan peneliti dapat menjawab segala permasalahan yang sedang dan yang akan dihadapi kedepannya. Salah satu fungsi dari Sistem Informasi Geografis adalah untuk identifikasi daerah dengan kepadatan bangunan dengan menghitung indeks bangunan dan indeks vegetasi pada daerah tersebut dengan menggunakan perangkat lunak open source Quantum Geographic Information System (QGIS). Tujuan pada penelitian kali ini adalah pengembangan sebuah plugin QGIS yang dapat membantu menggukur indeks kepadatan bangunan pada suatu daerah yang memanfaatkan data citra satelit Landsat 8. Plugin ini akan dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman python karena bahasa tersebut terintegrasi dengan QGIS dan memiliki package yang dapat dimanfaatkan untuk menghitung indeks kepadatan bangunan pada suatu daerah. Dengan melakukan pengujian confusion matrix dan blackbox testing, plugin ini mendapatkan nilai akurasi sebesar 73% dan 100% untuk nilai fungsionalitas pengunaannya.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Azhari, F., Ramdani, F., & Prakoso, B. Pengembangan Plugin QGIS untuk Menghitung Tingkat Kepadatan Bangunan. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 6, no. 5, p. 2256-2263, apr. 2022. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <https://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/11024>. Tanggal Akses: 29 juni 2022
Bagian
Artikel