Evaluasi dan Perbaikan Proses Bisnis menggunakan Metode Business Process Improvement (BPI) (Studi Kasus pada Proses Produksi PT. Kencana Tiara Gemilang (KTG))

Evaluasi dan Perbaikan Proses Bisnis menggunakan Metode Business Process Improvement (BPI) (Studi Kasus pada Proses Produksi PT. Kencana Tiara Gemilang (KTG))

Penulis

  • Dinda Aulia Rachmanda Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
  • Yusi Tyroni Mursityo Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
  • Buce Trias Hanggara Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Kata Kunci:

Proses Bisnis, Business Process Model and Notation (BPMN), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Business process improvement (BPI), streamlining, simulasi proses bisnis., Business Process, Business Process Model and Notation (BPMN), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Business Process Improvement (BPI), streamlining, business process simulation.

Abstrak

PT. Kencana Tiara Gemilang adalah perusahaan manufaktur yang bergerak pada sektor plastic yang beroperasi di Singosari, Malang. PT. Kencana Tiara Gemilang melakukan proses produksi untuk menghasilkan produk geosintetik, agrikultur dan inovasi. Permasalahan yang sering terjadi pada proses produksi yaitu sales & marketing memakan waktu lama dalam menerima pesanan, PPIC yang salah melakukan perhitungan dalam menentukan bahan baku, dan proses produksi memakan waktu lama karena Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh karena alasan tersbut, maka perlu dilakukan evaluasi pada proses produksi. Setelah melakukan wawancara dan observasi, dapat diketahui bahwa proses produksi terbagi menjadi tiga proses bisnis yaitu proses perencanaan produksi, proses produksi, dan proses evaluasi produk. Tiga proses bisnis tersebut akan dilakukan pemodelan menggunakan Business Process Model and Nation (BPMN) dengan bizagi modeler sebagai tools. Selanjutnya, dilakukan evaluasi dan analisis menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mendapatkan prioritas dari permasalahan yang ada berdasarkan nilai RPN. Setelah mendapatkan aktivitas yang perlu diperbaiki, langkah selanjutnya yaitu menyusun rekomendasi proses bisnis perbaikan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI) dengan tools streamlining. Terakhir, lakukan perbandingan pada hasil simulasi proses bisnis saat ini (AS-IS) dan rekomendasi (TO-BE). Hasil perbandingan simulasi menunjukkan bahwa terjadi penghematan pada proses bisnis perencanaan produksi sebesar 21,55 % untuk max time dan 5,01 % untuk average time, proses bisnis produksi sebesar 18,36 % untuk max time dan 16,38 % untuk average time, dan proses bisnis evaluasi produk sebesar 32,06 untuk max time dan 42,48 % untuk average time. Penghematan menandakan bahwa durasi waktu mengalami penurunan dari proses bisnis yang sedang berlangsung saat ini (AS-IS) menjadi proses bisnis rekomendasi (TO-BE).

Unduhan

Diterbitkan

24 Agu 2022

Cara Mengutip

Rachmanda, D. A., Mursityo, Y. T., & Hanggara, B. T. (2022). Evaluasi dan Perbaikan Proses Bisnis menggunakan Metode Business Process Improvement (BPI) (Studi Kasus pada Proses Produksi PT. Kencana Tiara Gemilang (KTG)). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 6(8), 3685–3692. Diambil dari https://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/11422

Terbitan

Bagian

Artikel
Loading...