Pengembangan Sistem Informasi Distribusi Budidaya Ikan Lele (Studi Kasus di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Muhammad Rizqian Noor Adam Hendra Brata Lutfi Fanani

Abstrak

Kecamatan Karangploso dengan banyak potensi kuliner yang dimiliki, ikan lele adalah salah satu kuliner yang sering tersedia di rumah makan. Dikarenakan rantai distribusi yang panjang, menyebabkan harga ikan lele yang cukup tinggi. Rantai pertama dari peternak lele, kedua adalah tengkulak pertama, ketiga adalah tengkulak kedua, keempat adalah pedagang pasar, kelima menuju rumah makan. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibuatlah pengembangan sistem untuk memotong rantai distribusi ikan lele. Pengembangan sistem akan digunakan oleh pengepul, rumah makan, dan peternak lele. Ada driver juga untuk mengambil panen dan pengiriman ikan lele. Dalam sistem tersebut, peternak lele bisa melakukan penjadwalan waktu panen, rumah makan bisa melakukan penjadwalan pemesanan, dan pengepul bisa memantau transaksi harian distribusi. Penelitian ini menggunakan metode waterfall. Sistem ini dikembangkan dalam dua platform, pertama adalah website yang digunakan pengepul. Kedua adalah android yang digunakan oleh peternak lele, rumah makan dan driver. Hasil pengujian dengan metode whitebox dihasilkan nilai 100% valid. Untuk pengujian validasi dengan menggunakan metode blackbox di dapatkan hasil 80% valid. Sedangkan untuk pengujian compatibility dengan menggunakan dua jenis browser untuk website dan dua jenis versi android juga dihasilkan 100% valid.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Cara Sitasi
Noor, M., Brata, A., & Fanani, L. Pengembangan Sistem Informasi Distribusi Budidaya Ikan Lele (Studi Kasus di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 5, no. 9, p. 3817-3825, sep. 2021. ISSN 2548-964X. Tersedia pada: <https://j-ptiik.ub.ac.id/index.php/j-ptiik/article/view/9738>. Tanggal Akses: 07 okt. 2022
Bagian
Artikel